Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alasan Kenapa Blog Tidak Muncul di Mesin Pencari Google

Blog Tidak Muncul
Alasan Kenapa Blog Tidak Muncul di Mesin Pencari Google

Evin - Saat sedang antusias membuat blog, Anda pasti menginginkan orang-orang dapat dengan mudah menemukan dan membaca konten yang telah disusun secara hati-hati.

Namun, seringkali masalah timbul ketika artikel tersebut justru tidak muncul di hasil pencarian Google sebagaimana yang diharapkan.

Kejadian ini pasti membuat kita kesal kenapa malah seperti ini, padahal artikel itu telah susah-susah dibuat.

{tocify} $title={Table of Contents}

Alasan Artikel Tidak Muncul di Google

Masalah ini tentunya membuat kita kebingungan. Sebenarnya apa alasannya sehingga artikel yang baru saja dibikin gagal ditemukan di search engine?

Tentunya banyak faktor yang mengakibatkan hal itu terjadi. Dari yang paling umum seperti lupa mendaftarkannya ke Google Search Console (GSC), konten acak-acakan, atau tidak ada kecocokan antara keyword utama dengan kata kunci yang dicari pengguna.

Belum lagi masalah darurat dari luar. Contohnya adanya serangan hacker yang menyerang suatu blog. Belum lagi update algoritma Google yang sering terjadi sehingga mengacaukan posisi artikel.

Berbagai masalah tersebut tentunya mesti diatasi apabila pemilik blog ingin melihat artikel mereka dapat di indeks.

Terlebih lagi bagi yang ingin mendapati konten mereka berada di page one Google. Karena hal ini menjadi impian bagi content writing untuk memperoleh banyak trafik organik.

Cara Agar Artikel Blog Terindeks

Jika masalah ini beneran terjadi, jangan khawatir. Karena dalam artikel ini akan turut dibahas mengenai tips memunculkan artikel di beranda Google.

1. Daftarkan ke GSC

Masalah klasik bagi setiap orang yaitu lupa, termasuk kelupaan melakukan indeksasi Ketika pertama kali membuat atau mempublikasikan artikel blog baru.

Google perlu 'mengindeks' halaman-halaman tersebut untuk di crawl agar bisa muncul di hasil pencarian.

Tidak seperti dulu saat melakukan indexing sebuah page, artikel tersebut langsung bisa muncul di beranda Google. Namun sejak beberapa tahun lalu, proses ini membutuhkan 2-3 hari supaya konten dapat terlihat.

Walau hal ini tergantung seberapa besar domain authority blog atau berapa banyak jumlah audiens yang mengunjungi situs tersebut.

Selain itu, Google Search Console adalah alat untuk mengawasi kesehatan blog di mata Google. Disini, kita bisa melihat jumlah backlink, query, ataupun melihat masalah pada breadcrumb.

Sementara itu, di GSC kita juga harus mendaftarkannya ke sitemap.  Pendaftaran peta situs memungkinkan mesin pencari berhasil melacak suatu artikel.

Andapun dapat memeriksa apakah konten telah diindeks di Google dengan melakukan pencarian langsung dengan mengetikkan "site:namadomainanda.com" di kotak pencarian Google. Jika konten Anda muncul, itu artinya sudah diindeks.

2. Riset Kata Kunci

Penggunaan kata kunci yang tidak sesuai atau terlalu umum dapat menghambat kemampuan blog untuk muncul di hasil pencarian. Bayangkan jika blog kita masih bayi harus melawan website raksasa layaknya portal berita. Tentu artikel kalian bakal tenggelam.

Untuk mengatasi hal tersebut, melakukan riset keyword adalah sebuah kuncinya. Sebagai website baru, ada baiknya menggunakan keyword dengan search volume lumayan tinggi, tapi tingkat persaingan rendah.

Penulis pemula mungkin bisa memakai teknik allintitle disertai rule of 63 untuk mendapatkan keyword yang cocok dengan usia blog, domain rating dan jumlah backlink.

Selain itu, bijaklah dalam menyisipkan keyword. Sebab, meletakkan kata kunci secara berlebihan juga dinilai tidak bagus oleh SEO karena terindikasi keyword stuffing.

3. Optimasi SEO On-Page

Pada poin nomor dua telah dijelaskan kalau kata kunci akan menentukan letak posisi artikel. Sebenarnya, itu merupakan bagian dari SEO on page.

Dalam on page SEO, bukan cuma tentang keyword. Masih banyak hal lain yang menjadi bagiannya.

Pemeberian judul, jumlah word, teknik heading dan subheading, dan meta deskripsi adalah contohnya.

Selain itu, terdapat bahan visual seperti gambar, infografis, serta video, disertai keterangan atau caption alt sebagai tambahannya.

Cara-cara ini sudah lazim dilakukan pakar SEO untuk memenangkan persaingan. Jadi, apabila kita baru memulai menjadi penulis baru tentunya mesti tahu setiap hal untuk optimasi SEO.

4. Optimasi Backlink

Bukan hanya on page SEO, masih ada satu hal menarik lagi yang harus dipikirkan untuk menaikkan ranking web. Yaitu dengan memberikan backlink.

Backlink merupakan bagian dari SEO of Page, dimana kita akan menautkan link url artikel yang dibuat ke sumber backlink pada situs lain.

Praktik link building ini telah ramai diperbincangkan dikalangan blogger. Karena tidak sedikit di internet yang memberikan jasa backlink dengan meminta bayaran tertentu.

Banyaknya sumber backlink berkualitas artinya menambah peluang artikel kita muncul di halaman Google, bahkan bisa saja untuk masuk page one.

5. Buat Konten Berkualitas

Praktik SEO pada akhirnya bertujuan agar artikel yang dihasilkan berkualitas. Metode ini sangat penting bagi penulis yang memunculkan konten mereka di mesin pencari.

Mesin pencari baik itu Google, bing, Yandex dan seterusnya cenderung lebih suka dengan konten yang relevan dan berkualitas tinggi.

Pastikan blog Anda memberikan nilai tambah bagi pembaca dan berusaha untuk mengatasi pertanyaan atau masalah yang mungkin mereka miliki. Hal ini bisa menjadi penentu apakah artikel tersebut dinilai sebagai konten berkualitas atau tidak.

6. Tingkatkan Kecepatan Situs

Kecepatan situs adalah faktor penting dalam peringkat di mesin pencari. Jika blog Anda lambat dalam memuat, Google mungkin akan menurunkan peringkatnya.

Pastikan situs Anda dioptimalkan untuk kecepatan dengan meminimalkan ukuran gambar, menggunakan caching, dan pilihlah cms dan penyedia hosting yang handal.

Kecepatan loading page adalah faktor penting menentukan ranking website di mesin pencarian. Selain gambar, hindari skrip berat yang memberatkan situs web.

Masih ada lagi, atur widget blog seperlunya saja. Walaupun dengan banyak widget, tampilan page akan terlihat lebih estetika, namun akan menjadi boomerang dengan penurunan kecepatan website.

7. Perbaiki Robot.txt

Ada berbagai masalah teknis yang bisa menghambat kemampuan mesin pencari dalam mengindeks page artikel. Salah satunya adalah jika situs kita terdapat masalah robot.txt

Adanya masalah robot.txt mengakibatkan pemblokiran akses mesin pencari ke halaman-halaman tertentu. Periksa konfigurasi situs untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang menghalangi indexing.

8. Waspada Serangan Hacker

Masalah susahnya Anda mendapatkan trafik organik dikarenakan tidak adanya pengunjung yang berhasil masuk kedalam situs tujuan. Hal ini diakibatkan oleh ulah hacker yang menyerang suatu situs website.

Contohya, ketika audiens ingin mengakses dan mengklik artikel kita, namun malah redirect atau diarahkan ke situs lain.

Parahnya lagi jika web tersebut merupakan situs negatif dan melanggar kebijakan Google. Pastinya akan mengancam keberlangsungan blog kita nantinya.

9. Pakai Perlindungan SSL

Poin sebelumnya menyasar ke masalah hacker attack. Untuk mencegahnya, diperlukan suatu cyber security yang mampu menjaga sebuah website.

Hal yang paling umum untuk menjaga blog dan website adalah dengan memasang SSL. Perlindungan SSL juga menjadi hal mutlak dari Google untuk menetapkan apakah situs kita dinilai aman atau malah not secure untuk dikunjungi.

Satu tanda sebuah situs telah terpasang sertifikat SSL adalah dengan melihat awalan pada url. Jika tertulis "https" artinya web tadi aman untuk diakses.

Adanya SSL yang terpasang dari suatu situs juga berpengaruh terhadap kemunculan konten artikel di mesin pencari. Karena biasanya Google tidak memberikan rekomendasi bagi situs yang tidak aman untuk ditampilkan di peringkat atas.

Bagi cms Blogspot, kita bisa bernapas lega karena bisa mendapatkan sertifikat SSL secara gratis.

Beda halnya dengan cms lain seperti Wordpress, Drupal, Joomla dan lainnya. Kalian mesti menyediakan uang tambahan untuk mendapatkan perlindungan SSL 

10. Cek Algoritma Secara Rutin

Seperti yang kita tahu kalau Google kerap melakukan update algoritma. Biasanya hal ini memaksa suatu konten yang tadinya berada di peringkat atas jadi terlempar ke halaman 7, 8, 9, 10 dan seterusnya.

Belum lagi adanya Google dance. Fenomena Google dance membuat konten kita berada pada posisi satu di SERP, tetapi setelah di refresh atau melihat di peringkat lain justru turun ke rank 3, 4, 5 atau bahkan terlempar dari page one.

Nah, dengan selalu cek algoritma secara rutin, kita bisa mencegah hal ini terjadi. Dengan memberikan backlink, tambah gambar atau update konten agar posisi artikel tetap stabil di rank atas.

11. Cek Jasa Domain dan Hosting

Satu hal lain yang menjadi penentu apakah konten berhasil ditemukan di SERP adalah dengan melakukan cek terhadap jasa penyedia domain dan hosting. Jangan asal pilih karena bisa menganggu sistem kedepannya.

Jika sembarangan memilih, bisa saja server akan down. Website yang mengalami problem acces denied, atau 404 not found kerap terjadi pada situs web karena memilih penyedia hosting abal-abal.

Pengguna Blogspot tidak perlu risau lagi memikirkan soal hosting karena tersedia secara gratis. Beda cerita dengan pengguna cms lain yang mesti pintar-pintar memilih domain dan hosting agar performa website mereka tetap terjaga.

12. Lihat Expired Domain

Masa berlaku domain juga berpengaruh terhadap munculnya artikel di mesin pencari atau tidak. Berarti setiap pemilik website wajib melihat kapan tanggal terakhir expired domain.

Karena sebelum membangun blog kita akan memakai domain gratisan. Setelah itu, untuk menambah citra web kita boleh membeli top level domain (tld).

Namun, setelah masa berlaku domain tld habis dan Anda belum sempat memperpanjangnya, maka pemilik blog akan kembali memakai domain gratisan lalu bisa-bisa artikel kita akan hilang di search engine.

13. Berikan Alt Text

Saat menambahkan bahan visual seperti gambar, infografis ataupun video sebaiknya kita memberikan alt text untuk memberikan keterangan di bahan tersebut. 

Kenapa demikian?

Karena dalam mesin pencari bukan hanya terdapat pencarian situs tetapi juga pencarian gambar. Dengan menambahkan alt text, kita bepeluang memunculkan konten di pencarian gambar bagian atas.

Selain alt text, berikan juga caption atau kalimat deskripsi tepat di bawah gambar. Hal ini bertujuan untuk memperkaya kata kunci.

14. Laporkan Duplikat Konten

Sesama penulis haruslah saling menghargai karya tulisan masing-masing. Jadi, jangan sesekali melakukan praktek plagiarisme, terlebih lagi menggunakan tools auto generated content (AGC) untuk mendapatkan konten 100% jiplak.

Tulislah artikel original dan hindari konten duplikat karena tidak baik bagi korban dan Anda sendiri tentunya.

Lalu, bagaimana jika Anda yang menjadi korban plagiat?

Laporkanlah artikel serta blog tersebut ke Google DMCA. Tujuannya supaya konten tersebut dihapus dan hilang dari SERP.

15. Pakai Template Mobile Friendly

Terkadang kalian tidak peduli bagaimana tampilan web. Jadi, hanya sekedar memasang template tanpa tahu apakah desainnya cocok dengan niche blog.

Pastikan template premium yang dipilih dinilai responsive dan mobile friendly. Karena banyak audiens yang lebih memilih browsing melalui smartphone dibanding desktop.

Dengan begitu tentunya search engine akan lebih merekomendasikan daftar artikel yang menggunakan template mobile friendly.

16. Share ke Sosial Media

Google sering memberikan peringkat atas kepada artikel yang banyak dikunjungi organik traffik. Untuk itu, agar dapat menambah visibilitas atau view bisa dilakukan dengan share ke media sosial.

Promosikan blog ke berbagai platform, baik itu Facebook, Twitter, Pinterest, Linkedin serta aplikasi pesan singkat Whatsapp.

Jangan terpaku hanya di blog saja. Kalau perlu bagikan juga ke wadah pembuatan artikel lain seperti Medium, Geocities, dan Tumblr. Atau mungkin bisa di share ke forum-forum misalnya Kaskus dan Quora.

17. Pantau dan Analisis

Terakhir, tetaplah memantau kinerja blog  melalui alat-alat web seperti Google Analytics, Moz, atau Ahrefs.

Cara Ini akan membantu Anda melihat perkembangan website, kemudian melakukan analisis serta perbaikan-perbaikan berdasarkan hasil statistik yang terpampang.

Kesimpulan

Munculnya artikel blog di hasil pencarian Google merupakan langkah penting dalam menjangkau audiens lebih luas.

Dengan memahami faktor-faktor yang  menghambat indexing dan berpengaruh terhadap peringkat di mesin pencari, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam memperbaiki masalah, agar blog lebih terlihat oleh pembaca.

Dalam rangka mengatasi masalah blog yang tidak muncul di mesin telusur, perlu diingat bahwa hasil yang optimal mungkin tidak terjadi dalam semalam.

Dibutuhkan waktu dan usaha yang konsisten dalam membangun sebuah blog dan website agar dapat berkembang dan bertahan lama kedepannya.

Posting Komentar untuk "Alasan Kenapa Blog Tidak Muncul di Mesin Pencari Google"