Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Melaporkan Artikel Copas ke Google DMCA biar dihapus

Cara Melaporkan Artikel Copas

Evin-NF: Salah satu hal yang ingin dihindari oleh seorang blogger adalah, ketika artikel yang mereka tulis dicopas bulat-bulat oleh orang lain.

Padahal, tentu dalam proses pembuatan artikel tersebut banyak waktu, tenaga dan modal yang habis terbuang.

Mulai dari riset keyword, pencarian gambar unik, editingan struktur artikel, hingga menyiapkan modal yang tidak sedikit untuk membeli template premium, serta menyewa hosting dan domain.

Namun, semua itu terasa berat setelah beberapa hari kemudian melihat oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan sengaja menyalin artikel-artikel tanpa izin.

Bukan hanya satu dua artikel saja, tapi lebih dari 10 artikel yang dicopas 100%, bahkan gambarnya pun menggunakan gambar yang sama.

{tocify} $title={Table of Contents}

Efek Blog Kena Copas

Jika terdapat blog yang meng copy paste punya kita, tentu akan berefek buruk bagi pemilik blog asli.

Misalkan, kita memiliki artikel dengan judul "Cara meningkatkan kecepatan situs website". Setelah itu seorang plagiat melakukan copas yang isinya sama persis dengan artikel kita.

Bisa-bisa nanti artikel tersebut terindikasi sebagai duplikat konten. Dengan begitu, maka akan terkena pinalti dari Google berupa deindex atau dihapus dari mesin pencari.

Efek buruk lainnya yaitu bisa mempengaruhi peringkat website. Terlebih lagi jika blog copas itu punya domain authority yang lebih tinggi dari kita, karena banyaknya backlink yang ditanam. Jadi,  peluang merekalah yang lebih besar untuk menduduki posisi atas.

Kalaupun punya kita yang di atas, tetap bisa berpengaruh terhadap pergerakan traffic organik.

Selain itu, tujuan kita ngeblog untuk membuat konten yang unik bukan? Akan tetapi, dengan disalin mentah-mentah akan menurunkan tingkat keunikan dan original artikel yang dibuat.

Yang paling parah, kalau justru punya kitalah yang terkena hukuman dari Google. Sebagaimana kita tahu, algoritma Google ini kadang mabok dan membuatnya tidak sempurna. Oleh karena itu, bukan hanya artikel plagiat yang kena hukuman, tapi punya kita juga ikut terseret.

Jika seperti ini, apa yang mesti dilakukan? Caranya adalah dengan melaporkan artikel copas ke Google DMCA. Apa itu DMCA dan bagaimana cara melaporkannya? Jawabannya ada di bawah ini. 

Sekilas Tentang DMCA

Dilansir dari Wikipedia, DMCA adalah hukum hak cipta USA yang memberlakukan dua perjanjian pada tahun 1996.

Singkatnya, semua konten yang diposting di internet apabila tercantum credit, secara otomatis Anda memiliki bukti sebagai pemilik asli karya tersebut dan berhak mengajukan klaim ke Digital Millenium Copyright Act (DMCA).

Bukti kredit tadi bisa berupa gambar, video, url, ataupun nama brand.

Misalkan Anda memberikan watermark pada gambar, atau menulis secara jelas nama blog Anda kedalam isi artikel.

Apabila si plagiat mengcopy artikel 100%, maka gambar dan nama blog juga ikut tercantum pada postingan mereka.

Nah, setelah mengetahui kemana Anda melaporkan blog copas, kini saatnya untuk melakukannya.

Cara Melaporkan Blog Copas ke DMCA

Ok, sekarang lanjut ke pembahasan mengenai cara melaporkan blog copas ke DMCA. Untuk tahap awal, buka halaman Google DMCA melalui link berikut Form DMCA.

1. Isi formulir notifikasi pelanggaran

Setelah itu, isi formulir berikut:

  • Nama depan : Nama depan kamu
  • Nama belakang: Nama belakang kamu
  • Nama perusahaan: Nama blog kamu
  • Pemegang hak cipta : Pilih saya sendiri
  • Centang kotak kecil yang menyebutkan bahwa kamu sebagai pemilik hak cipta
  • Alamat email : Isi email kamu
  • Wilayah : Pilih Indonesia atau sesuai negara masing-masing

2. Isi deskripsi tentang karya berhak cipta

Langkah selanjutnya adalah Anda akan diminta untuk mengisi deskripsi tentang konten yang dicopas sebagai bukti dalam identifikasi dari pihak Google DMCA.

Bisa tulis seperti ini: "Saya mendapati artikel milik saya telah diposting di blog lain tanpa izin. Konten dengan judul (tulis judul artikel kamu) adalah asli milik saya."

Terkadang, mereka meminta deskripsi menggunakan bahasa Inggris. Jadi, bisa ditulis seperti ini: "I found my article posted on other blog without permission. Content with title xxxxxx is original by me"

3. Berikan link url artikel kamu yang dicopas

Selanjutnya mereka akan meminta tautan artikel kamu yang dicopas oleh blogger lain. Tujuannya agar mereka bisa memverifikasi dan sebagai bukti kalau laporan ini benar adanya.

Contohnya artikel yang dicopas berjudul perbedaan memori internal dan eksternal. Jadi, taruh link url yang dimaksud seperti ini:

https://www.evin-nf.com/2023/06/perbedaan-memori-internal-dan-eksternal.html

4. Berikan link blog copas

Selanjutnya, kasih semua link tautan yang dianggap telah melakukan copy paste terhadap artikel yang sama.

Apabila di blog kamu ternyata ada lebih dari satu artikel yang dicopas, maka klik tombol "tambahkan grup baru", dan isi dari kolom deskripsi sesuai dengan yang di atas.

5. Pernyataan tersumpah

Centang semua kolom yang tertera pada pernyataan tersumpah, sebagai bukti kalau Anda memang benar-benar yakin dan percaya apabila laporan yang dibuat berdasarkan fakta yang ada.

6. Isi tanda tangan

Dalam bagian ini, Anda akan diminta mengisi tanggal saat memuat laporan.

Selanjutnya, isi tanda tangan dengan menulis nama lengkap Anda seperti formulir pada poin nomor satu di atas.

7. Submit

Baca-baca dulu setiap informasi di atas satu persatu supaya tidak ada yang salah dalam pengisian laporannya.

Next, ceklis kolom captcha sebelum Anda mengklik tombol submit.

Laporan ini akan dibalas oleh DMCA biasanya sekitar 1-3 hari. Setelah itu akan ada balasan email untuk mengkonfirmasi apakah laporan disetujui atau tidak.

Tips Menghindari Plagiarisme

Jika sudah menjadi korban plagiat memang menyebalkan, karena kita harus melaporkannya satu persatu.

Kalau hanya satu artikel yang dicaplok memang mudah untuk melaporkan. Tapi coba bayangkan, kalau semua artikel dalam satu blog yang di copas. Pasti akan menyita waktu tentunya.

Belum lagi kalau memang permintaan diterima. Ini sudah capek-capek banyak bikin laporan, tapi permintaan penghapusan malah ditolak dengan berbagai alasan.

Sebagai langkah menghindari masalah plagiarisme ini, berikut diberikan tips menghindari artikel kena copy paste.

  • Tanam internal backling dalam setiap postingan artikel
  • Cantumkan nama blog kamu di artikel sebagai bukti kepemilikan asli
  • Berikan link yang mengarah ke homepage blog ke dalam setiap postingan
  • Letakkan naked url dalam artikel
  • Kasih watermark dalam gambar
  • Cek secara berkala apakah artikel Anda masih ada yang dicopas
  • Beli paket DMCA premium untuk memperoleh hasil maksimal
Kenapa disarankan untuk berlangganan? Karena memang tingkat keberhasilan laporan yang kita kirim tidak setinggi apabila kita berlangganan premium.

Biayanya mungkin sekitar $10 per bulan. Cukup menguras kantong memang. Tapi, hasilnya sering disetujui dibandingkan menggunakan DMCA gratisan.

Dampak Artikel Kena Take Down DMCA

Teknik copas memang mudah, karena hanya dalam sekejap mata puluhan artikel sudah berhasil disalin.

Namun, bukan berarti mereka aman dari ancaman. Banyak dampak yang bakal mereka terima, salah satunya artikel Anda akan kena deindex atau dihapus dari search engine.

Selain itu, jika sebelumnya Anda melakukan optimasi SEO dengan benar, serta mempunyai konten original dan unik, semua itu akan buyar karena Google telah menganggap blog tersebut sebagai blog copas.

Dampak lain juga ikut menyeret akun adsense. Karena apabila terlalu sering dilaporkan pihak lain karena melakukan copy paste, bukan hanya blog Anda yang bakal dihapus, tetapi akun adsense Anda juga bisa terancam.

Terakhir, yang paling parah jika Anda sampai dituntut ke pengadilan. Pada akhirnya bukannya dapat untung, tapi malah harus membayar biaya denda ganti rugi karena pelanggaran hak cipta.

Sebenarnya, jika Anda pingin punya blog, tapi tidak punya banyak waktu luang untuk bikin artikel, ada cara lain tanpa harus copas artikel milik orang lain.

Karena saat ini sudah tersedia teknologi canggih seperti Artificial Intelligence yang bisa digunakan untuk bikin sebuah artikel dengan cepat.

Mungkin terkadang tingkat keunikannya tidak tinggi di 1text. Tapi, kita masih bisa pakai spinner untuk menaikkan rasio keunikan artikel yang dibuat tadi.

Akhir Kata

Seorang blogger yang memang betul-betul membuat artikel dengan susah payah pasti tidak akan terima oleh perilaku buruk plagiator.

Karena itu, jangan sungkan-sungkan membuat laporan di DMCA, agar mereka berpikir ulang untuk melakukan praktek plagiarisme. 

Posting Komentar untuk "Cara Melaporkan Artikel Copas ke Google DMCA biar dihapus"