Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Top Level Domain Adalah: Mengenal Lebih Dalam Tentang TLD

Top Level Domain Adalah, TLD, Top level domain, domain
Top Level Domain Adalah

Sebagaimana yang kita tahu, top level domain adalah sebuah alamat website dengan segudang manfaat yang diberikan. Salah satunya, agar situs kamu terkesan professional.

Sebagai seorang pemilik situs web, kamu pasti ingin jika situs yang dimiliki mudah ditemukan oleh pengguna internet. Nah, salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, yaitu dengan pemakaian domain TLD yang tepat.

Apa itu domain TLD? Mari sama-sama kita bahas lebih dalam.

{tocify} $title={Table of Contents}

Top Level Domain Adalah

Sebelum kita membahas jenis-jenis TLD, sebaiknya cari tahu dulu apa itu TLD. Singkatnya, top level domain adalah bagian dari sebuah alamat situs yang berada pada posisi paling akhir.

Sebagai contoh, jika kamu melihat situs ini bertuliskan "www.evin-nf.com", maka bisa dilihat yang bagian TLD adalah "com".

TLD memiliki hak istimewa untuk mengelola registrasi nama domain dan menentukan siapa yang boleh memakai nama domain tersebut. Untuk mendapatkan domain unik yang diinginkan memanglah sulit. Jadi, domain TLD ini konsepnya, siapa cepat dia dapat.

Selain akhiran .com yang sangat populer, sebenarnya masih banyak lagi ekstensi domain yang tersebar luas di dunia internet. Kalau kamu ingin tahu apa-apa saja jenisnya, berarti kamu harus baca artikel ini sampai akhir.

Jenis-jenis Top Level Domain

Terdapat beragam jenis Top Level Domain (TLD) yang tersedia, masing-masing ekstensi memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenis TLD yang paling perlu kamu ketahui:

1. TLD generik (gTLD)

Pertama, ada Top Level Domain generik. Jenis TLD ini merupakan ekstensi umum yang paling banyak digunakan, baik untuk keperluan individu maupun organisasi.

Contoh TLD generik yang lazim dipakai adalah ".com", dan ".net". TLD generik umumnya memiliki arti yang luas dan cocok-cocok saja dipakai oleh siapapun dan organisasi atau komunitas apapun.

Pemakaian TLD generik memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Salah satu keuntungan yang diperoleh ialah domain TLD generik sepertinya lebih mudah diingat oleh siapapun dibanding jenis TLD lain.

Hal ini terlepas karena TLD generik sangat populer dikenal di penjuru dunia, sehingga nama domain jenis ini lebih mudah masuk ke otak dan pikiran manusia, sehingga lebih mudah dicerna dan tidak sulit ditemukan pada search engine.

Namun, disisi lain domain generik juga memiliki masalah tersendiri. Misalnya, dari segi harga extensi umum seperti .com biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp. 100 ribu lebih. Belum lagi biaya tambahan untuk memperpanjang masa aktif.

2. Country Code (ccTLD)

Sering ditemukan pada nama domain sebuah situs terlihat akhiran ".id" yang dipakai oleh pengguna asal Indonesia. Yap, itu merupakan jenis TLD berdasarkan kode negara.

Country Code (ccTLD) adalah jenis top level domain yang diperuntukkan bagi pemilik domain yang berasal dari negara tertentu. Selain Indonesia, negara lain juga memiliki ccTLD, contohnya ".jp" bagi warga Jepang ".us" untuk Amerika Serikat, ataupun ".uk" dari Inggris.

Penggunaan ccTLD bermanfaat sebagai bentuk peningkatan sebuah brand dalam organisasi atau perusahaan situs usaha dari negara tertentu. Sehingga, mereka bisa bersaing dengan pengusaha-pengusaha lokal.

Selain itu, karena konsumen cendrung mengklik situs dengan domain dari negara yang sama dalam mencari suatu produk, hal itu memungkinkan situs kamu mendapatkan traffic yang terarah dan jelas dari persamaan negara.

Namun, karena ccTLD menjadi identitas dari sutu negara tertentu, akibatnya jenis domain ini sulit untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan begitu, mau tidak mau kamu beralih ke jenis TLD yang umum digunakan seperti generic TLD.

Masalah lain yaitu soal biaya. Sebagaimana kita tahu, jika melihat situs penyedia domain seperti Google domain, maka ekstensi ".id" memiliki harga yang lebih mahal dibanding dengan yang generic. Hal tersebut menjadi sebuah kesulitan bagi pemilik situs website bila ingin mempertahankan alamat domain dimasa mendatang.

Jadi, sebelum memutuskan untuk membeli ccTLD, perkirakan dulu apakah sesuai kondisi dan kebutuhan, termasuk tentang masalah budget.

3. Sponsor (sTLD)

Jika kedua jenis TLD di atas merupakan domain umum, beda halnya dengan sponsor TLD. Dimana, sponsor (sTLD) adalah ekstensi domain yang bersifat khusus untuk situs-situs website yang berperan melayani kepentingan tertentu, seperti industri dan instansi.

Penggunaan sTLD, berarti menunjukkan kalau mereka itu menjadi bagian dari sebuah organisasi atau komunitas tertentu, yang dapat membangun kredibilitas di mata pengguna internet yang memiliki persamaan minat.

Contohnya, akhiran ".edu" adalah TLD sponsor yang digunakan untuk lembaga pendidikan yang bersifat edukasi, ataupun ".gov" yang diperuntukkan bagi instansi pemerintah.

Selain itu, terdapat sTLD yang dirancang khusus dipakai oleh industri, misalkan ".aero" khusus untuk industri penerbangan, ".bank" untuk lembaga keuangan dan ada juga ".travel" untuk industri perjalanan dan wisata.

Namun sayangnya, tidak semua pihak diperbolehkan memakai ekstensi ini. Karena terganjal aturan yang ketat. Contohny".gov" yang hanya boleh dimiliki instansi pemerintah.

4. New TLD (nTLD)

Terakhir, ada New Top Level Domain (nTLD). Dimana, nTLD adalah jenis domain yang dirilis pada tahun 2013 dan diperkenalkan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). 

Perkenalan New TLD ini didasari oleh harapan agar lebih banyak pemilik situs yang menggunakan domain yang relevan dengan niche.

Ekstensi nTLD memberikan dampak positif dikalangan dunia maya, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan alamat situs lebih personal, unik, dan kreatif.

Dengan adanya TLD baru, pengguna memiliki opsi lebih banyak dalam memilih domain sesuai dengan isi halaman website. Seperti, ".blog" bagi para blogger, " atau .shop" khusus pemilik toko online.

Ingat, domain merupakan salah satu teknik dari penerapan SEO on page. Jadi, dengan memilih domain yang tepat, juga menjadi salah satu faktor situs kamu dapat bersaing di search engine.

Manfaat Top Level Domain

Pembelian domain TLD memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun, tentu pengorbanan ini memiliki manfaat baik bagi pemilik situs maupun visitornya.

Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan TLD yang sesuai dari kedua sisi:

1. Memperkuat SEO

Seperti yang telah dikatakan di atas, jika TLD menjadi faktor lain untuk mempengaruhi wrbsite kamu dipandang sebagai situs yang ramah SEO.

Terlebih lagi, jika TLD yang dimiliki memiliki tingkat relevansi dengan konten situs website, ataupun wilayah.

Misalnya, jika situs kamu merupakan situs portal berita asal Indonesia, menggunakan ekstensi ".id" dapat membantu meningkatkan rangking situs website di mesin pencari.

2. Menambah Kredibilitas Brand

TLD juga dapat menambah kredibilitas brand terutama jika pemilihan ekstensi domain dilakukan secara tepat. Hal teraebut juga akan menambah kesan yang lebih professional dibanding domain gratisan.

Bayangkan, jika kamu memiliki toko online dengan domain gratisan yang terdapat kata blogspot.com didalamnya. Bisa-bisa konsumen menganggap kamu main-main dan tidak serius dalam mengelola bisnis online.

3. Menjangkau pasar lokal

Jika kamu berbisnis di pasar lokal, tentu bisa memaksimalkan potensi bisnis dan bersaing dengan kompetitor asal luar negri. Hal itu bisa saja menjadi pertimbangan konsumen untuk memilih website asal negri sendiri untuk membantu usaha lokal.

Jadi, walau website luar lebih menjanjikan soal kualitas, akan tetapi dengan mindset konsumen agar "menolong" usaha lokal bisa berefek positif bagi bisnis, dan dapat menjangkau pasar lokal.

4. Memberikan fleksibilitas

Dengan banyaknya opsi pilihan yang tersedia, kamu bebas memilih TLD yang disukai agar sesuai dengan karakteristik situs web dan sejalan dengan strategi branding.

Banyaknya pilihan juga dapat membantu kamu dalam memilih TLD yang tepat dan efektif, agar memberikan fleksibilitas dengan situs webiste kamu.

Selain itu, kamu bisa memilih TLD yang cocok, agar alamat domain terlihat kreatif dan inovatif. Pilihan-pilihan tersebut mrnjadi karakter bisnis kamu agar berbeda dengan domain lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa hati-hati dalam memilih penggunaan TLD. Karena bisa berakibat menurunkan tingkat SEO dari website, jika memilih ekstensi yang tidak tepat. Oleh karena itu,  pertimbangkan dengan matang sebelum membeli dan melakukan custom domain.

Kesimpulan

Top Level Domain (TLD) adalah bagian terpenting dari sebuah alamat domain yang mempengaruhi situs website dimasa depan. Untuk itu, jangan terburu-buru menentukan sebuah domain, dan pikirkan dengan matang agar situs kamu bisa bertahan lama.

Jenis-jenis TLD di atas, sangat bermanfaat bagi penggunanya dalam membuat halaman website yang SEO-friendly, terpercaya, dan mudah ditemukan oleh pengguna internet.

Posting Komentar untuk "Top Level Domain Adalah: Mengenal Lebih Dalam Tentang TLD"