Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CTR Adalah - Cari Tau Cara Meningkatkan Click Through Rate

CTR,  Click Through Rate
CTR Adalah - Cari Tau Cara Meningkatkan Click Through Rate

CTR Adalah - Mungkin kebanyakan penulis konten sering bertanya-tanya, padahal banyak keyword yang ke rangking di halaman pertama Google, tapi kenapa jumlah traffic masih sedikit? Ya, hal itu disebabkan oleh rendahnya CTR yang dimilki sebuah website.

Masuk page one Google memang berpeluang mendatangkan traffik berlimpah. Namun, sebenarnya hal itu belum pasti terjadi apabila click through rate sangat sedikit.

Untuk mengharapkan jumlah klik yang diinginkan, Anda mesti memikirkan caranya supaya pembaca mau mengklik situs Anda tersebut, sehingga dapat meningkatkan CTR. Lalu, hal apa saja yang bisa dilakukan agar click through rate meningkat?

Sebelumnya, alangkah lebih baik jika kita mencari tau terlebih dahulu definisi dari CTR itu sendiri.

{tocify} $title={Table of Contents}

Apa Itu CTR

Click through rate atau yang disingkat CTR adalah perbandingan rasio antara jumlah klik dengan impression.

Dimana, jumlah klik berasal dari pengguna internet saat berkunjung ke suatu website, sementara impresi merupakan berapa kali sebuah website muncul di beranda mesin pencari melalui kata kunci tertentu.

Sebagai contoh, jika dari keyword "riset makanan" artikel Anda muncul sebanyak 5.000 kali, lalu dari jumlah tersebut ada 2.500 klik yang berasal dari trafik organik, maka besaran ctr nya adalah,

CTR = 2.500 / 5.000 x 100% = 50%

Berdasarkan perhitungan di atas, artinya Anda berhasil memperoleh ctr tinggi sebesar 50% dari keyword riset makanan.

Mendapatkan high ctr sangat didambakan bagi setiap pemilik blog pribadi maupun website bisnis.

Sebab, click through rate tinggi bagi pemilik blog, berarti artikel Anda banyak dibaca oleh audiens, sehingga mendapatkan banyak pemasukan dari tayangan iklan seperti adsense.

Sedangkan untuk pemilik website bisnis, jumlah rasio klik tayang yang tinggi akan menambah peluang produk Anda akan banyak laku terjual dengan meningkatnya konversi.

Namun, mendapatkan pencapaian tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Sebab, akan banyak kendala dan rintangan yang mesti dihadapi, salah satunya persaingan ketat antar kompetitor.

Meski begitu, hal tersebut bukannya mustahil dilakukan. Karena ada beberapa cara yang bisa diupayakan agar memperoleh angka ctr yang besar.

Cara Meningkatkan CTR

Setelah mengetahui pengertian dari ctr, serta manfaat yang bisa diperoleh jika memiliki click through rate tinggi, maka langkah selanjutnya yaitu memikirkan cara supaya hal itu bisa tercapai.

Berikut beberapa cara agar mendapatkan ctr tinggi.

1. Riset Keyword

Dalam pembuatan konten artikel, kita tidak lepas dengan yang namanya SEO. Salah satu fokus utama agar konten dinilai ber SEO adalah dengan melakukan optimasi SEO, salah satunya riset keyword.

Dengan melakukan riset kata kunci, kita bisa mengetahui jumlah search volume beserta cost per click nya, lewat tools berbayar seperti ahrefs dan moz, atau dengan tools gratisan seperti google keyword planner.

Mencari kata kunci berpengaruh terhadap angka ctr. Masukkan target keyword beserta kata kunci turunannya, agar dalam satu artikel, konten Anda dapat muncul di banyak kata kunci.

Kalau perlu, gunakan long tail keyword untuk memperbesar peluang munculnya halaman web, dengan persaingan yang tidak terlalu tinggi.

2. Cek Query

Saat beberapa artikel sudah diposting, biasanya blog kita akan memunculkan query yang bisa dicek lewat google search console.

Query ini merupakan kumpulan keyword yang muncul saat audiens ingin mencari sesuatu lewat kata kunci.

Dengan munculnya berbagai query tadi, maka langkah selanjutnya bisa diupayakan dengan membuat artikel baru berdasarkan deretan query tadi. Hal ini akan menambah peluang munculnya banyak tayangan disertai tingginya ctr.

3. Kasih Judul yang Menarik

Jumlah impresi yang banyak tidak menjamin tingkat click through rate tinggi. Sebab, bisa jadi audiens lebih tertarik dengan artikel pesaing yang berada di halaman yang sama.

Untuk mengatasinya, salah satu cara yang bisa dibuat dengan memberikan title yang unik. Kasih judul yang menarik, dan bisa menjadi daya tarik bagi pembaca agar mereka mau mengklik situs kita.

Namun, harap berhati-hati dalam pemberian judul. Jangan sampai judul tersebut jauh dari konten. Oleh karena itu, berikanlah judul disertai dengan kualitas konten yang mumpuni.

4. Berikan Meta Description

Sesaat sebelum mempublish artikel, jangan lupa untuk mengisi meta deskripsi. Dimana, meta deskripsi ini merupakan sebuah kalimat yang terletak tepat dibawah judul artikel, sebagai gambaran dari isi konten.

Karena jumlah karakternya terbatas, maka kolom meta description ini haruslah dimaksimalkan sebaik mungkin. Jangan lupa juga, selalu menyisipkan keyword utama disetiap pengisian kalimat deskripsi.

5. Menambahkan Konten Visual

Selain di halaman web, audiens terkadang sering mencari sesuatu di menu gambar atau video mesin pencari.

Karena itulah, sebagai pemilik website sebaiknya Anda menambahkan konten visual baik berupa gambar ataupun video, serta mengoptimasinya supaya dapat muncul di bagian atas.

Langkah ini terbukti efektif meningkatkan ctr, terutama bagi yang sulit bersaing di mesin pencari. Dengan adanya bahan visual, selain memperkaya konten juga sering membantu pemilik situs memunculkan konten mereka.

6. Raih Fitur Snippets

Banyak yang beranggapan kalau fitur snippets membuat audiens enggan membuka sebuah web, karena sudah tau poin-poinnya.

Namun, disisi lain justru fitur snippets ini akan membantu meningkatkan ctr. Sebab, apabila poin snippets yang tertera merupakan inti dari poin yang dicari pembaca, maka biasanya mereka akan mengklik situs tersebut untuk mengetahui lebih lanjut.

Terlebih lagi, jika dalam page one google seharusnya kita berada di peringkat tiga, namun dengan meraih fitur snippets, konten Anda akan loncat menduduki peringkat teratas.

Akan tetapi, untuk mendapatkan fitur snippet ini memang susah. Namun, bisa diusahakan dengan memberikan heading dan subheading didalam artikel.

7. Berikan List dalan Konten

Banyaknya list atau daftar yang tersedia dalam konten, biasanya sering dipilih oleh audiens sebagai bahan bacaan, sehingga dapat meningkatkan click through rate.

Misalkan, dalam artikel Anda memberikan judul "15+ cara meningkatkan website biar gak lemot". Maka dengan banyaknya pilihan membuat pembaca sudah cukup membaca artikel tersebut, tanpa perlu lagi membuka website lainnya.

Ingat, list tersebut harus sinkron dengan apa yang tertera pada judul. Jangan sampai sembarangan membuat daftar yang justru tidak ada hubungannya dengan isi artikel, sehingga akan menyebabkan turunnya kepercayaan visitor terhadap blog Anda.

8. Atur Format URL

URL merupakan sebuah alamat yang menunjuk sebuah halaman web. Atur permalink sesaat sebelum Anda memposting artikel tersebut.

Format URL menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tingginya angka penayangan. Jadi, Anda mesti mengaturnya sedemikian rupa supaya konten sering muncul di mesin pencarian, lalu bisa meningkatkan CTR.

Sisipkan kata kunci pada URL, dan buatlah permalink sesingkat mungkin agar tautan tersebut ramah SEO.

9. Pastikan Website Ngebut

Kecepatan web menjadi faktor lain tingginya angka CTR. Sebab, audiens enggan menunggu terlalu lama saat halaman dimuat, apabila mereka ingin mencari sesuatu di internet.

Masalah lain akan timbul jika website Anda dinilai lemot, salah satunya bounce rate. Dimana hal ini akan terjadi apabila proses loading sangat lama, sehingga mereka memutuskan langsung keluar dari website.

Dengan begitu, mereka akan mengingat kalau blog atau situs Anda tersebut sangat lelet, sehingga sesering apapun artikel kalian muncul mereka tidak mau lagi mengklik situs Anda tersebut. Pada akhirnya, angkat CTR akan turun drastis.

Jadi, mau tidak mau Anda harus pastikan website kencang. Banyak cara untuk meningkatkan website biar ngebut. Mulai dari pemilihan template, perkecil size gambar, hapus script yang tidak perlu, hingga memilih hosting yang tepat.

10. Cek Performa Website

Segala sesuatu mesti dirawat, tak terkecuali website. Sebagai pemilik web, sangat disarankan untuk selalu cek performa website secara rutin, dan lihat apakah performa blog Anda itu sudah baik atu tidak.

Salah satu hal yang dimonitor yaitu tentang angka CTR. Bisa dilihat lewat google search console, apakah angka CTR tinggi, atau malah jauh menurun.

Dengan selalu memantunya secara berkala, berarti kita bisa tahu tentang kondisi website, dan bisa dilakukan berbagai perbaikan untuk menunjang keberlangsungan web.

11. Pakai Iklan Berbayar

Apabila semua langkah di atas telah dilakukan, namun belum mendapatkan hasil signifikan, sebenarnya masih ada cara lain yang sangat ampuh meningkatkan CTR, yaitu paid ads.

Dimana iklan berbayar efektif untuk mendapatkan trafik berlimpah, namun tidak disarankan bagi para blogger. Akan tetapi, hal ini cocok bagi yang ingin berjualan bisnis online untuk meningkatkan konversi dan volume penjualan.

Saat ini, telah banyak jaringan iklan berbayar yang ingin dipasangkan iklan seperti google ads, fb ads, pinterest ads, adsterra, mgid dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

CTR adalah rasio klik tayang terhadap impresi, sebagai catatan berapa persen antara situs Anda di klik oleh audiens dengan berapa kali web muncul di search engine.

Tingginya akan CTR sangat dirasakan manfaatnya baik bagi pemilik blog pribadi maupun pemilik website bisnis.

Poin di atas telah dijelaskan apa-apa saja yang bisa bikin skor CTR Anda meningkat. Bisa ikuti cara di atas untuk mengembangkan situs Anda.

Posting Komentar untuk "CTR Adalah - Cari Tau Cara Meningkatkan Click Through Rate"