Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Plus Minus Organic Marketing vs Paid Marketing: Mana yang Menguntungkan?

Organic Marketing vs Paid Marketing
Organic Marketing vs Paid Marketing

Evin - Berbicara tentang digital marketing, pelaku bisnis online sering memikirkan strategi bagaimana caranya agar jualan mereka laku terjual.

Sebelum bisa laku, tentu produk kita harus dilihat dan diketahui oleh banyak orang. Namun, bagaimana caranya agar itu bisa tercapai?

Ada dua pilihan yang bisa diambil, yaitu mempromosikan secara natural atau memutuskan paid marketing.

Lalu, apa definisi dari kedua hal tersebut? Dan apa perbedaannya?

{tocify} $title={Table of Contents}

Arti Organic dan Paid Marketing

Di atas telah dikatakan kalau dalam mempromksikan sebuah brand atau barang, ada dua opsi yaitu organic dan paid. Apa maksud dari kedua hal tersebut?

Apa Itu Organic Marketing

Pertama yang dibahas yaitu organic marketing. Dimana dengan cara ini pegiat bisnis online melakukan promosi secara alami.

Maksudnya seperti mengshare postingan lewat media sosial seperti Instgram, Facebook, dan Pinterest. Atau bisa juga mengulasnya lewat tulisan blog.

Teknik ini mengedepankan strategi SEO. Hal paling utama tentu saja riset keyword. Dengan mengupayakan kata kunci, mereka berharap jika brand yang ditawarkan mudah ditemukan dan dilihat banyak orang.

Dengan gratisnya platform saat memposting konten, artinya organic marketing adalah cara promosi produk yang bebas biaya.

Apa Itu Paid Marketing

Berbeda halnya dengan organic, paid marketing adalah cara berbayar.

Sesuai namanya saja "paid" artinya jika melakukan cara ini, kita butuh modal untuk biaya iklan.

Paid Marketing
Paid Marketing

Memang terkadang biayanya tidak murah. Namun dirasa lebih efektif untuk mencapai target konsumen dan penjualan.

Perbedaan Organic dan Paid

Kedua cara ini lazim dilakukan bagi digital marketer. Kedua jenis ini memiliki perbedaan dan plus minusnnya masing-masing.

Berhasil atau tidaknya diterapkan sebenarnya tergantung dari beberapa faktor, seperti jenis produk, target konsumen, target pasar, demografi dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui pilihan mana yang cocok, sepertinya kita mesti tahu betul apa saja perbedaan dari keduanya, agar bisa ditarik kesimpulan mau menggunakan cara yang mana.

Untuk itu, berikut perbedaan organic marketing dan paid marketing:

Biaya

Sebenarnya tadi telah dijelaskan jika organik itu gratis dan paid berbayar. Artinya dari segi modal organic adalah cara yang lebih murah. Paling mengeluarkan biayanya jika promosi lewat blog, untuk membeli domain TLD.

Sementara paid marketing, Anda mesti selalu mengeluarkan uang untuk sekali pasang iklan. Untuk harganya sendiri tergantung mau memasang iklannya dimana.

Platform

Apabila ingin promosi organik, sudah banyak platform-platform media sosial yang menyediakannya. Sebut saja Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, Pinterest, dan lainnya.

Belum lagi jika ingin promosi lewat postingan blog, tersedia CMS blog seperti Blogspot dan Wordpress untuk mengulas, mereview, dan memperkenalkan brand dan produk atau jasa layanan.

Sementara kalau berbayar, ada beberapa tempat untuk memasang iklan. Dari media sosial juga ada yang menerapkan paid, contohnya Fb ads, Pinterest ads, dan Tiktok ads.

Atau bisa memasang iklan di jaringan periklanan lain misalnya Google Ads, Adsterra dan Mgid. Platform ini berguna untuk menayangkan bisnis kita di situs website orang lain.

Target Konsumen

Dari segi target konsumen juga beda. Organik memfokuskan kepada pelanggan setia agar tertarik melakukan pembelian. Misalkan audiennsya terdiri dari Followers Ig dan Subscriber Youtube yang telah mengikuti akun Anda.

Disisi lain, Paid Marketing ingin menggapai audiens-audiens baru yang sebelumnya berada di luar jangkauan bisnis.

Jadi, dengan memasang iklan akan berupaya untuk mendapatkan traffik baru.

Unsur-unsur Organic dan Paid

Keduanya memiliki unsur-unsur elemen yang dapat diimplementasikan dalam menerapkan strategi pemasaran. Berikut diantaranya:

Seach Engine Organic

Search engine organic (SEO) menjadi faktor utama yang paling menentukan dalam teknik marketing.

Baik organic maupun paid haruslah memikirkan soal SEO untuk meningkatkan visibilitas sebanyak-banyaknya.

Jadi walaupun berbayar, SEO tetap berpengaruh untuk mentargetkan audiens bedasarkan kata kunci.

Search Engine Marketing

Search engine marketing (SEM) difokuskan untuk kegiatan yang paid. Dengan ini kita akan membayarkan uang agar iklan bisnis dapat ditayangkan di situs website lain.

Selain itu, jika berbayar iklan kita akan berada pada posisi paling atas di mesin pencari. Hal ini terjadi jika ada pengguna internet yang mengetikkan query untuk mencari sesuatu.

Review

Review menjadi unsur elemen yang tak kalah pentingnya dalam strategi marketing. Karena setiap ulasan yang ditulis oleh orang lain, akan berdampak pada insight akun Anda.

Terlebih jika yang diberikan berupa review positif, maka insight bisnis akan meningkat.

Namun, masalahnya apabila kolom komentar penuh akan review negatif, yang ada malah berdampak buruk pada citra bisnis.

Jadi, selalu berhati-hati dalam menjalankan bisnis online. Banyak yang mesti diperhatikan dan dijaga, termasuk soal kualitas barang dan juga keramah tamahan saat berhadapan dengan konsumen.

Media Sosial

Platform media sosial wajib diperhatikan jika berbisnis online. Dengan banyakya pengguna sosial media di berbagai aplikasi, membuat Anda mesti ikut bergabung kedalamnya agar online business dapat berkembang dengan cepat.

Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang memberlakukan iklan untuk memantapkan posisi bisnis Anda.

Artinya dalam media sosial, bukan hanya organic, tapi paid marketing juga berpengaruh terhadap media sosial ini.

Influencer Marketing

Terakhir ada satu cara lagi yang bisa digunakan untuk memperkenalkan produk ke orang banyak. Yaitu dengan menggunakan jasa influencer.

Langkah ini dinilai efektif, terlebih lagi jika influencer tersebut memiliki jumlah followers yang terhitung banyak, bahkan sampai jutaan.

Walau sistem endorsement ini berarti kita juga mengeluarkan biaya, namun dengan banyaknya jumlah pengikut mereka, artinya satu postingan saja yang mempromosikan produk akan dilihat followers yang jumlahnya banyak itu.

Plus Minus Paid dan Organic

Setelah panjang lebar mengulas tentang organic marketing dan paid marketing, ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil terkait plus minus dari keduanya.

Organic Marketing Plus

  • Gratis atau murah Biaya
  • Melatih Teknik SEO
  • Mendapatkan Pelanggan Setia
  • Share ke platform manapun

Organic Marketing Minus

  • Lama mendapatkan trafik organik
  • Persaingan ketat dengan kompetitor

Paid Marketing Plus

  • Target pasar luas
  • Target konsumen tepat sasaran
  • Berada di posisi atas mesin pencari
  • Instant trafik

Paid Marketing Minus

  • Biaya cukup mahal
  • Konsumen belum tentu melakukan CTA
  • Platform iklan terbatas

Penutup

Bercerita tentang organic marketing vs paid marketing mungkin akan selalu jadi perdebatan yang tak ada habisnya untuk opsi pilihan mana yang lebih efektif.

Namun, sebenarnya apapun pilihannya dikembalikan ke pemilik bisnis online masing-masing.

Posting Komentar untuk "Plus Minus Organic Marketing vs Paid Marketing: Mana yang Menguntungkan?"