Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Search Engine Marketing adalah: Pemahaman Mendalam tentang SEM

{tocify} $title={Table of Contents}

Search Engine Marketing adalah...

Search Engine Marketing atau yang sering disebut SEM adalah sebuah metode marketing dimana Anda mengiklankan situs website melalui mesin pencari seperti Google, Bing, ataupun Yandex.

Iklan ini seringkali ditempatkan pada hasil mesin pencarian saat seseorang mencari sebuah produk atau jasa dengan mengetikkan kata kunci tertentu, dan sesuai dengan bisnis Anda.

SEM berfungsi untuk mencapai target audiens dan mempromosikan produk mereka lewat paid ads pada mesin pencari. Hal ini sangat efektif bagi model bisnis yang ingin meningkatkan visibilitas mereka serta memperluas jangkauan pasar secara instan.

Terdapat dua jenis SEM, yaitu PPC (Pay Per Click) dan display advertising. Dimana, PPC merupakan iklan berbayar yang proses pembayarannya hanya ketika setiap kali seseorang melakukan klik pada iklan Anda.

Sementara itu, Display advertising merupakan bentuk iklan visual yang akan muncul pada halaman website. Masing-masing kedua jenis iklan ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi, jika Anda ingin berbisnis dan hendak mengiklankan produk, Anda bisa pilih mau pakai jenis yang mana.

Bagaimana SEM berbeda dari SEO

Banyak yang harus diperhatikan bila Anda ingin memperkenalkan bisnis Anda ke masyarakat luas, terutama tentang penerapan SEO dan SEM. Mungkin masih banyak yang berasumsi kalau SEO dan SEM adalah hal yang sama. Akan tetapi, harus diingat kalau kedua hal ini berbeda.

SEO lebih berkonsentrasi untuk mengoptimasi situs web secara alami dengan memikirkan hal-hal seperti konten berkualitas dengan narasi yang unik dan enak dibaca, penerapan permalink, dan backlink berkualitas.

Cara ini akan membantu situs web bisnis Anda memiliki peringkat atas atau tingkatan yang lebih baik di hasil pencarian organik beranda google.

Sementara itu, SEM melibatkan iklan yang ditampilkan pada halaman mesin pencari. Anda bebas menentukan ingin membayar iklan dengan cara pay per click (PPC) atau membayar bulanan.

Cara ini disinyalir lebih cepat situs website Anda akan muncul pada halaman awal, dibanding dengan penerapan SEO. Sebab, SEO butuh banyak waktu dan kesabaran agar bisnis Anda mendapatkan peringkat atas.

Namun biaya operasional lebih rendah karena tidak perlu menyiapkan dana tambahan untuk memasang iklan.

Kedua opsi strategi ini bebas Anda pilih cara mana yang terbaik. Tergantung dari kondisi tujuan bisnis dan budget yang Anda miliki tentunya. Walau begitu, agar mendapat hasil lebih maksimal, disarankan Anda melakukan keduanya, baik SEO dan beriklan dengan praktek SEM.

Cara Kerja SEM

Search Engine Marketing atau SEM bekerja dengan memanfaatkan platform iklan pada Google AdWords, Bing Ads dan juga FB Ads.

Anda sebagai advertiser memasang iklan yang akan ditampilkan pada halaman mesin pencari atau sebuah website ketika seseorang pengguna internet ingin mencari produk atau layanan jasa.

Proses cara kerja dari SEM meliputi beberapa tahapan yang dilalui, diantaranya:

1. Riset Keyword

Langkah pertama dan yang paling utama dilakukan adalah dengan cara riset keyword terlebih dahulu. Hal ini termasuk bagian penting dalam menggunakan strategi teknik marketing yang lebih efektif.

Dengan riset kata kunci, maka Anda memberikan informasi tentang apa yang orang lain cari. Misalkan, Anda yang berjualan sepatu futsal, dengan menggunakan kata kunci tersebut akan lebih mudah orang-orang menemukan produk Anda.

Dalam proses penelitian kata kunci, terdapat berbagai tools yang bisa Anda dapat pergunakan dalam melakukan riset. Alat-alat seperti Ahrefs, SEMrush, dan juga Google Keyword Planner tentunya.

Contoh tools di atas berperan untuk memberikan informasi statisitk melalui tren pencarian dan dapat mengidentifikasi keyword yang berpotensi meningkatkan bisnis Anda.

Ingat juga, jangan sembarangan menggunkanan kata kunci. Tentukan kata kunci yang relevan dengan produk atau bisnis Anda.

Perhatikan juga tingkat persaingan apakah low, medium, atau high. Terakhir, lihat search volume, dalam artian berapa estimasi perbulan kata kunci tersebut dicari oleh pengguna internet..

2. Buat iklan

Setelah selesai meriset kata kunci, maka langkah selanjutnya adalah proses pembuatan iklan. Dalam menjalankan Search Engine Marketing (SEM), memasang iklan menjadi salah satu aspek penting.

Iklan yang bagus akan mendorong peningkatan visibilitas, sehingga produk Anda akan mencapai audiens yang tepat sasaran. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat iklan:

  • Tujuan iklan harus jelas dan memiliki arti tertentu, seperti apakah ingin meningkatkan volume penjualan atau meningkatkan brand awareness.
  • Sangat penting untuk menentukan audiens yang tepat. Misalkan, Anda berbisnis makanan, maka tempatkan iklan pada artikel mengenai resep makanan.
  • Seperti yang telah dikatakan di atas, Pemilihan kata kunci yang tepat berperan penting memastikan iklan Anda muncul di hasil pencarian, sesuai dengan target konsumen.
  • Buatlah iklan yang menarik dan unik untuk menarik minat beli. Pesan yang dipaparkan harus jelas, agar pelanggan tertarik dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai produk Anda.
  • Setelah iklan terbit, tugas Anda belum selesai. Anda harus selalu memonitor traffic dan menganalisa performanya. Hal tersebut bertujuan agar iklan memperoleh hasil yang ingin dicapai.

Kesuksesan pemasangan iklan, memang tidak mudah. Butuh kehati-hatian agar tidak boncos.

Untuk itulah, dengan cara-cara di atas, Anda bisa pastikan bahwa iklan Anda akan mendukung naiknya visibilitas dan produk atau Bisnis Anda lebih dikenal luas.

3. Targeting

Dalam SEM, targeting juga perlu diperhatikan. Penting bagi Anda untuk memasang iklan ke audiens yang sesuai dan memiliki relevansi dengan produk.

Tahapan ini sangat penting agar produk iklan Anda ditampilkan ke target audience yang cocok dengan bisnis Anda. Misalkan, Anda bisa mengatur iklan agar ditampilkan pada audiens menurut letak geografis, usia dan gender, serta bahasa.

Dengan menargetkan berdasarkan letak geografis audiens, maka Anda bisa tentukan sendiri dimana titik lokasi tertentu iklan Anda ditempatkan. Hal ini baik digunakan jika Anda hanya ingin menjual produk pada wilayah tertentu.

Targeting berdasarkan usia dan gender, berarti Anda ingin memasag iklan pada audiens yang cocok. Misalkan Anda berjualan hijab, maka iklan lebih cocok ditujukan ke pengguna internet bergender perempuan. 

Selain itu, bahasa menjadi target audiens selanjutnya. Gunakan iklan dengan bahasa tertentu, sesuai dengan penggunaan bahasa yang dipakai calon pembeli Anda.

Dengan menerapkakan targeting yang tepat, meyakinkan Anda kalau iklan ditampilkan ke target audiens yang tepat, maka akan berbanding lurus dengan tingkat konversi yang lebih tinggi.

4. Monitoring

Apakah setelah menerbitkan iklan tugas Anda selesai begitu saja? tentu tidak. Anda perlu memonitor iklan agar memberikan hasil yang diharapkan.

Mengikuti hasil dari setiap iklan yang dipasang, dengan kata lain Anda dapat mengoptimalkan strategi SEM, dan memastikan bahwa dana yang dikeluarkan untuk biaya iklan memberikan hasil yang maksimal.

Monitoring juga diperlukan untuk membuat keputusan apakah iklan Anda sudah bagus, atau perlu dilakukan modifikasi lagi, seperti memperbarui target atau menyesuaikan pesan iklan.

Untuk memonitornya, bisa dipakai tools analitis seperti Google Analytics, atau Google Trends. Dengan begtu, Anda dapat memantau kinerja iklan secara real time untuk memperbaiki hasil.

Monitoring secara berkala menjadi hal yang penting dari strategi SEM agar pengeluaran untuk iklan memperoleh hasil maksimal.

Keuntungan dari SEM

Jika Anda memiliki atau bahkan mau memulai sebuah bisnis, bisa dipertimbangkan untuk menerapkan Search Engine Marketing. Sebab, SEM membawa profit bagi bisnis. Beberapa keuntungan yang diperoleh dari SEM adalah:

Visibilitas: Iklan SEM akan memperluas jangkauan target pasar dan efektif meningkatkan visibilitas brand. Dengan beriklan, maka peluang produk Anda berada di page one terbuka lebar.

Target Pasar: SEM memungkinkan produk yang dijual memiliki target yang jelas. Dengan menggunakan kata kunci, wilayah, demografi, dan lain sebagainya, maka produk akan muncul pada audiens yang tepat.

Fleksibilitas: SEM bersifat fleksibel. Dalam artian, Anda dapat memodifikasi atau memperbarui iklan secara cepat dan mudah. Hal ini berguna agar iklan Anda akan selalu tampil relevan dan efektif.

Pengukuran Kinerja: Telah banyak tersedia tools untuk memonitor SEM. Sehingga Anda dapat mengukur kinerja iklan. Tujuannya, agar Anda dapat mengidentifikasi area mana yang berkinerja baik dan juga melakukan perbaikan di iklan yang kurang efektif.

Ekonomis: Kalau Anda beranggapan beriklan berarti mahal, sebenarnya tidak juga. Sebab, saat ini platform iklan telah banyak yang menawarkan pihak advertiser untuk beriklan dengan biaya minim. Jadi, Anda dapat memasang iklan sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

Kesimpulan

Search Engine Marketing adalah salah satu teknik pemasaran lewat digital marketing yang memanfaatkan mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo, atau platform seperti FB Ads untuk mempromosikan produk. 

Untuk melakukan SEM, ada tahapan-tahapan yang dilalui seperti keyword research, membuat iklan, dan targeting. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan keuntungan dari SEM seperti meningkatkan brand awareness atau memudahkan pelanggan menemukan produk Anda.

Namun, perlu diingat jika monitoring dan evaluasi secara teratur diperlukan, agar hasil yang dicapai sesuai dengan harapan dan budget yang tersedia.

Oleh karena itu, Anda yang memiliki bisnis dan ingin mengapikasikan SEM, perlu memahami dan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan SEM untuk memaksimalkan hasil dan meminimalisir resiko.

Posting Komentar untuk "Search Engine Marketing adalah: Pemahaman Mendalam tentang SEM"