Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi CTR Google Ads yang Rendah

Cara Mengatasi CTR Google Ads yang Rendah
Cara Mengatasi CTR Google Ads yang Rendah

Evin
Hai semua! Pernahkah kamu merasa iklan Google Ads kurang cuan karena CTR rendah? Tenang, kamu gak sendirian!

Banyak pebisnis online yang mengalami hal serupa. Tapi jangan khawatir, karena di artikel ini, aku bakal kasih kamu panduan lengkap cara mengatasi CTR Google Ads yang rendah.

{tocify} $title={Table of Contents}

Apa itu CTR?

Pernah dengar istilah CTR? Buat kamu yang suka ngiklan di dunia maya, pasti udah gak asing lagi. Singkatnya, CTR itu singkatan dari Click Through Rate, yang artinya rasio klik.

Gampangnya, bayangin kamu lagi ngiklan di website atau medsos. Berapa banyak orang yang ngelihat iklan kamu (impression) dibandingkan dengan berapa banyak orang yang nge-klik iklan kamu (klik) itu yang diukur sama CTR. Semakin tinggi CTR, makin mantap aja tuh iklanmu

Kenapa CTR penting? Soalnya, CTR ngasih tau kamu seberapa menarik iklan yang dibuat orang-orang. Click Through Rate tinggi nunjukin kalau iklan kamu relevan dan menarik, bikin orang penasaran pengen tau lebih lanjut.

Rasio klik ini juga bisa jadi tolok ukur keberhasilan kampanye iklan digital. CTR yang tinggi biasanya ngehasilin lebih banyak konversi, alias orang yang ngelihat iklan kamu akhirnya beli produk atau layanan.

Nah, buat yang pengen jago ngiklan, pahami CTR itu wajib! Rasio klik  ini bagaikan jempolnya para digital marketer, nunjukin kehebatan iklan mereka menarik perhatian dan ngehasilin uang.

Singkatnya, CTR ngukur berapa persen orang yang ngeliat iklan kamu di internet, terus penasaran, dan akhirnya nge-klik iklannya. Semakin tinggi angkanya, semakin banyak orang yang tertarik dengan iklan kamu, dan semakin banyak untung deh!

Contohnya gini:

  • Iklan kamu ditayangin 100 kali.
  • Dari 100 orang yang ngeliat iklan kamu, 5 orang nge-klik.
  • Berarti CTRnya 5%.

Gimana, CTR kamu udah oke belum?

CTR yang Baik dan Buruk

Di dunia periklanan online, CTR (Click-Through Rate) bagaikan rapor buat iklanmu. Semakin tinggi angkanya, makin jempol deh performanya. Tapi, gimana sih cara bacanya?

CTR dihitung dari jumlah klik dibagi jumlah tayangan, dikali 100%. Gampang kan?

Nah, CTR yang "baik" itu ga ada angka pastinya. Beda industri, beda tujuan iklan, beda pula standar CTR "oke". Tapi, secara umum, CTR di atas 1% udah termasuk oke. Kalo mau lebih mantap, bidik 2-5% aja.

Di sisi lain, CTR rendah bagaikan jempol terbalik. Bisa jadi karena iklannya ga menarik atau salah target audiens. Coba evaluasi lagi deh, apa yang kurang dari iklanmu.

Tapi, hati-hati!

CTR tinggi ga selalu berarti iklanmu top abis. Bisa jadi, iklanmu ditargetkan ke keyword yang super general, jadi banyak orang yang klik tapi ga sesuai target.

Intinya, CTR itu alat bantu ukur performa iklan. Pahami cara bacanya, bandingkan dengan standar industri, dan jadikan patokan untuk optimasi iklanmu.

Faktor yang Memengaruhi CTR

Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi CTR iklan kamu, seperti:

Relevansi: Apakah iklan kamu relevan dengan kata kunci yang ditargetkan?

Kualitas Iklan: Apakah judul, deskripsi, dan gambar iklan kamu menarik dan informatif?

Penargetan: Apakah kamu menargetkan iklan kamu kepada orang yang tepat?

Perangkat: Apakah iklannya itu dioptimalkan untuk berbagai perangkat, seperti desktop, tablet, dan mobile?

Kualitas Landing Page: Apakah landing page kamu relevan dengan iklan dan mudah dinavigasi?

Tips Meningkatkan CTR

Mau tau rahasianya biar konten kamu rame dikunjungi dan di klik? Gampang! Kuncinya ada di Click-Through Rate. Semakin tinggi CTR, semakin banyak orang yang tertarik dan penasaran sama konten kamu.

Nah, biar angkanya makin ok, ada beberapa jurus jitu yang bisa kamu coba:

1. Judul yang Menggoda

Judul ibarat headline di koran. Kalau judulnya membosankan, ya orang malas baca. Jadi, bikin judul iklan yang singkat, padat, jelas, dan memancing rasa ingin tahu. Pakai kata-kata yang unik, kekinian, dan cocok sama konten kamu.

2. Konten yang Relevan

Jangan asal bikin konten. Pastikan kontennya sesuai dengan apa yang dicari orang. Gunakan kata kunci yang tepat dan tulislah dengan jelas dan informatif.

Apabila beda antara konten dengan barang yang didagangkan, maka orang lain jadi malas untuk mengklik iklan kamu lagi.

3. Visual yang Menarik

Orang lebih tertarik dengan gambar dan video daripada teks panjang. Jadi, tambahkan gambar, video, atau infografis yang menarik di konten kamu.

Alangkah lebih baik jika gambarya itu bukan hanya informatif, tapi juga sangat menghibur. Kalau perlu sesuai dengan apa yang lagi trend saat ini. Karena ini bisa menjadi pancingan bagi audiens untuk mengklik iklannya.

4. Call to Action yang Jelas

Mau orang ngapain setelah baca konten kamu? Kasih tau dong! Tulis call to action yang jelas dan menarik, seperti "Klik di sini untuk baca lebih lanjut", "Tinggalkan komentar kamu di bawah", atau "Beli sekarang!".

Apabila tombol-tombol penting itu tidak ada dalam halaman iklan, maka calon pembeli akan merasa bingung mau order kemana.

5. Promosi yang Tepat

Biar konten kamu makin banyak yang tau, promosikan di media sosial atau platform lain. Gunakan hashtag yang relevan dan berkolaborasi dengan influencer di bidang kamu.

Karena kalau hanya mengandalkan iklan saja, kamu bakalan rugi besar jika tidak dimaksimalkan lewat sinyal medsos dan main organik.

6. Riset Keyword

Lakukan riset kata kunci untuk menemukan keyword yang relevan dengan produk atau jasa kamu dan sedang dicari oleh target audiens.

Kenapa riset keyword itu penting?

Karena calon pembeli akan mencari sesuatu di internet lewat kata kunci. Kalau keywordnya salah sasaran, ya mana tau ada orang yang ingin beli jualanmu.

7. Optimasi iklan di berbagai perangkat

Pastikan iklan kamu terlihat bagus dan mudah diklik di semua perangkat, seperti desktop, tablet, dan mobile. Iklannya harus responsive di setiap device yang ada.

Karena banyak juga pengguna ponsel yang ingin mencari barang lewat hp. Jadi pastikan iklannya responsive agar terlihat rapi dimanapun pembeli membuka situs iklan.

8. Buat landing page

Pastikan landing page kamu sesuai dengan iklan yang ditayangkan dan mudah dinavigasi.

Landing page gak mesti mahal. Kamu bisa cari aja penyedia hosting landing page murah, atau bisa juga bikin landing page gratisan seperti di Canva atau Google site.

9. Gunakan ekstensi iklan

Gunakan ekstensi iklan seperti nomor telepon, alamat toko, dan link ke halaman lain di website kamu untuk memberikan lebih banyak informasi kepada calon pelanggan.

Jadi, banyak informasi lebih bagus. Kalau mungkin nomor teleponnya susah dihubungi, maka ada alternatif lain lewat pergi langsung ke toko offline.

10. Kasih penawaran menarik

Tawarkan diskon, promo, atau penawaran menarik lainnya untuk menarik minat calon pelanggan.

Dengan adanya embel-embel potongan harga tersebut, maka semakin banyak pula pelanggan yang sangat tertarik untuk membelinya, walau belum tentu mereka membutuhkannya.

Dengan menerapkan jurus-jurus jitu di atas, CTR konten Anda pasti makin ok dan kamu pun bisa jadi bintang di dunia digital!

Ingat!

Konsistensi adalah kunci. Teruslah membuat konten berkualitas dan promosikan secara kreatif, maka kamu akan meraih kesuksesan.

Alat untuk Meningkatkan CTR

Ada beberapa alat yang bisa membantu kamu meningkatkan CTR iklan Google Ads kamu, seperti:

Google Keyword Planner: Alat ini membantu kamu menemukan kata kunci yang berhubungan dengan produk atau jasa kamu.

Google Ads Keyword Tool: Tools ini membantu kamu menganalisis performa kata kunci yang sudah digunakan di Google Ads.

Google Ads Experiments: Alat ini membantu kamu melakukan A/B testing untuk mencoba berbagai versi iklan.

Google Analytics: Dengan Google Analytics bakal membantu kamu melacak performa website, dan melihat bagaimana performa iklan akan memengaruhi traffic website.

Penutup

CTR yang rendah bisa menghambat performa iklan Google Ads kamu. Dengan mengikuti tips dan menggunakan alat-alat yang disebutkan di atas, kamu bisa meningkatkan CTR iklan dan mendapatkan lebih banyak sales.

Ingat nih ya, kunci untuk meningkatkan CTR adalah dengan membuat iklan yang relevan, menarik, dan informatif. Gunakan tips di atas dan teruslah bereksperimen untuk menemukan cara terbaik untuk meningkatkan CTR iklan.

Semoga artikel ini bermanfaat!

Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi CTR Google Ads yang Rendah"