Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Riset Produk Untuk Mengawali Bisnis

Contoh Riset Produk
Evin - Di balik setiap terobosan yang mengubah alur bisnis, terdapat proses yang cermat dan menyeluruh, yaitu riset produk. Sebuah langkah jitu saat ingin mulai berkompetisi di tengah ketatnya persaingan.

Riset produk berperan saat ingin memulai sebuah usaha. Setelah terjun dalam dunia bisnis, kita akan merasakan betapa pentingnya riset produk dalam membantu penjualan dan meningkatkan pertumbuhan usaha Anda.

Setelah melakukan riset, perlunya melakukan inovasi agar dapat bersaing. Namun, inovasi tidak lahir begitu saja, hal ini dibentuk melalui dedikasi dan penggalian mendalam yang memunculkan solusi-solusi yang menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis dari setiap masalah.

{tocify} $title={Table of Contents}

Contoh Riset Produk

Dalam lingkaran bisnis tentu ada macamnya. Baik itu dibidang teknologi, industri, hingga dunia f&b memiliki karakter yang berbeda di pasar.

Karena itulah diperlukan pemahaman tentang bagaimana kondisi pasar, dan salah satu caranya lewat riset pemasaran produk. Berikut akan diberikan contoh riset dari masing-masing produk.

1. Smart Device

Sebuah perusahaan teknologi terkemuka mengarahkan fokus riset produk mereka pada pengembangan perangkat elektronik pintar yang memahami pola pengguna, kebutuhan, dan kenyamanan.

Analisis pasar menyeluruh dilakukan untuk memahami tren terbaru, kebutuhan konsumen, dan celah di pasar yang bisa diisi dengan produk inovatif.

Tim riset bekerja pada pembuatan prototipe yang melibatkan pengujian terus-menerus, feedback dari pengguna, dan perbaikan berkelanjutan.

Penerapan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan konektivitas yang lebih baik untuk meningkatkan fungsionalitas produk.

Hasilnya adalah peluncuran smart device yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga melebihi harapan pengguna dengan solusi yang intuitif dan efektif.

Sebagai contoh dari bidang ini yaitu munculnya output device modern, seperti printer berkonsep 3D, ataupun headset yang sejak dulu telah muncul versi wireless.

2. Obat-Obatan dan Farmasi

Industri farmasi adalah salah satu yang paling bergantung pada riset produk, karena diperlukan uji laboratorium dan studi klinis untuk memahami efikasi dan efek samping sebelum memasarkan produknya. 

Mereka melibatkan ahli di berbagai bidang seperti biologi, kimia, dan teknologi informasi untuk mendukung pengembangan produk yang komprehensif.

Tim riset produk bekerja keras untuk memastikan produk mematuhi semua regulasi yang berlaku dalam industri farmasi. Termasuk dari pabrik-pabrik yang memproduksi jamu herbal sebagai contohnya.

3. Industri Mode dan Tekstil

Di dunia mode dan tekstil, riset produk berperan penting dalam pengembangan material dan desain yang inovatif. Melalui riset produk yang intensif, perusahaan tekstil mencoba berbagai bahan baru, agar mewujudkan proses produksi yang ramah lingkungan serta memberikan kenyamanan maksimal kepada konsumen.

Selain itu, analisis tren mode terkini dan ekspektasi konsumen membantu dalam pengembangan koleksi yang sesuai dengan keinginan pasar.

Banyak perusahaan mode berinvestasi dalam sebuah riset yang panjang untuk menciptakan solusi yang lebih ramah lingkungan, seperti menggunakan bahan daur ulang atau proses produksi yang lebih efisien.

Melalui riset produk yang terus menerus, perusahaan mode disinyalir akan berhasil menghadirkan koleksi yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan.

Sebagai contoh, kini sudah bertebaran produk sepatu yang menggunakan bahan baku ramah lingkungan. Seperti merek sepatu Allbirds yang menggunakan materi organik yaitu tebu dan kain wol.

4. Industri Makanan dan Minuman

Industri ini terus berevolusi termasuk riset pemasaran produk makanan dan minuman yang mempertimbangkan kesehatan, rasa, dan kemasan.

Riset produk memusatkan perhatian pada pengembangan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan nilai tambah pada sisi kesehatan, seperti makanan yang mengandung nutrisi tambahan dan juga higienis.

Perusahaan melakukan riset pasar untuk memahami preferensi konsumen terkait rasa, kandungan gizi, dan aspek kemasan yang dipandang menarik atau tidak.

Sebagai contoh dari segi kemasan dan isian. Misal, Anda ingin menjadi pengusaha mie instan. Dengan banyaknya kompetitor yang jauh lebih dulu terkenal, Anda butuh sesuatu yang beda.

Mungkin dengan memasukkan isi lebih banyak, dan tampilan gambar pada kemasan harus lebih menggugah selera.

5. Industri Transportasi

Industri transportasi terus mengalami perkembangan, terutama metode alat transportasi online.

Dengan maraknya startup di bidang transportasi, maka baik pengguna maupun ojek online merasa lebih mudah untuk saling berhubungan.

Selain itu, riset produk juga merambah dalam hal kendaraan listrik. Model riset ini difokuskan pada pengembangan baterai yang lebih efisien dan murah untuk kendaraan listrik, serta infrastruktur pengisian yang lebih cepat.

Nah, dengan gencarnya pemerintah mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik, ini menjadi peluang bagi Anda untuk menanam modal di bisnis ini, contohnya dengan membangun stasiun pengisian kendaraan listrik, yang saat ini jumlahnya masih minim.

6. Industri Konten Kreator

Untuk industri hiburan, sebenarnya saat ini sudah banyak dilakukan oleh orang-orang, lewat munculnya banyak konten kreator baru di berbagai platform.

Namun, untuk menjadi pemain besar tidaklah gampang. Butuh usaha ekstra keras dan kegigihan yang tinggi, agar akun atau channel Anda banyak diikuti audiens.

Agar dapat mencari ide-ide baru dalam membuat konten, tentunya dibutuhkan sebuah riset. Anda mesti melakukannya untuk mencari tahu sesuatu yang sedang trend dan viral untuk menjadi bahan postingan.

Baik itu tulisan blog maupun video youtube, agar mendapatkan banyak traffik, maka perlu suatu trik agar akun cepat besar. Salah satunya dengan melakukan riset keyword.

7. Industri Fintech

Saat ini telah banyak bermunculan fintech atau aplikasi keuangan di play store. Berbagai aplikasi tersebut banyak diunduh para penggunanya untuk memudahkan transaksi dan tabungan.

Apabila Anda memiliki banyak modal dan berkeinginan memulai startup fintech, maka banyak yang harus diperhatikan.

Riset produk di sektor keuangan fokus pada pengembangan sistem keamanan yang lebih canggih, seperti teknologi blockchain untuk meningkatkan keamanan transaksi dan data pengguna.

Selain itu, melalui riset produk perusahaan fintech menciptakan solusi pembayaran digital yang mudah diakses bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses ke layanan keuangan.

8. Kerajinan Tangan

Terakhir, ada kerajinan tangan atau handmade. Mungkin untuk terjun ke industri ini tidak membutuhkan modal sebanyak startup. Akan tetapi, tetap saja cukup sulit dilakukan karena dibutuhkan skill agar dapat menciptakan sebuah benda yang bernilai, indah, dan memiliki manfaat untuk konsumen.

Contohnya seperti kerajinan tangan yang dibuat dari kain perca. Mulailah sebuah riset dengan mencari tahu barang apa yang bisa dihasilkan dari kain ini.

Setelah browsing di Google, Anda mendapati jika kain perca yang digunakan bisa diolah menjadi produk handmade. Contohnya bros, hiasan bunga, boneka, atau bisa juga dibuat untuk mempercantik sebuah tas.

Kesimpulan

Riset produk adalah motor penggerak inovasi dalam berbagai sektor. Contoh-contoh di atas menyoroti bagaimana riset dalam teknologi, kesehatan, mode, handmade, keuangan, dan banyak lagi. 

Cara ini telah membawa terobosan yang memengaruhi cara kita bekerja, hidup, dan berinteraksi. Melalui dedikasi yang terus menerus terhadap riset pasar, perusahaan dapat terus menciptakan solusi yang sesuai dan berdampak besar pada masyarakat dan dunia secara keseluruhan.

Posting Komentar untuk "Contoh Riset Produk Untuk Mengawali Bisnis"